Tutorial Video membuat halaman WEB JSP menampilkan data dari Database JDBC
Browse » Home »
Posts filed under JAVA
Rabu, 02 Desember 2015
Membuat Halaman WEB JSP (Tampil Data dari Database JDBC)
Tutorial Video membuat halaman WEB JSP menampilkan data dari Database JDBC
Senin, 30 November 2015
Rabu, 19 Agustus 2015
Sabtu, 12 April 2014
Membuat Database di Microsoft Access 2013
Diposting oleh
ahmad ubaidillah
di
16.46
Label:
Berbagai Informasi,
JAVA,
Materi Pemrograman,
PEMROGRAMAN,
Pemrograman Dasar,
VB.NET,
WEB CS / PHP
Bagaimana Membuat Database dengan Microsoft Access 2013?
![]() |
| Create Database Access 2013 |
Microsoft Access adalah aplikasi adalah sebuah program aplikasi basis data komputerrelasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, danMicrosoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna.
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.
Pada posting kali ini saya akan membahas tentang pembuatan database dengan menggunakan microsoft access 2013. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Buka Aplikasi Microsoft Access 2013 --> lalu pilih Blank Dekstop Database (lihat gambar1)
![]() |
| Gambar 1 |
2. Beri Nama Database (Gambar2)
![]() |
| Gambar 2 |
3. Tentukan Lokasi penyimpanan database --> lalu pilih Create (Gambar 3-5)
![]() |
| Gambar 3 |
![]() |
| Gambar 4 |
![]() |
| Gambar 5 |
4. Database sudah dibuat, selanjutnya kita buat tabelnya.
5. Pada Panel kiri, Klik kanan pada table1 --> lalu pilih Design View (Gambar 6)
![]() |
| Gambar 6 |
6. Beri nama Tabelnya, Lalu klik OK (Gambar 7)
![]() |
| Gambar 7 |
7. Lalu tentukan field pada tabel tersebut (Gambar 8)
![]() |
| Gambar 8 |
8. Selanjutnya Isi Field pada tabel tersebut (Gambar 9)
![]() |
| Gambar 9 |
![]() |
| Gambar 10 |
9. Database dan Tabel berhasil dibuat.
Demikian Tutorial membuat Database dengan Microsoft Access 2013. semoga bermanfaat.
Untuk TutorialVideonya, silahkan Lihat videonya dibawah ini :
Fungsi DBMS(Databases Management System)
Diposting oleh
ahmad ubaidillah
di
13.18
Label:
Berbagai Informasi,
JAVA,
PEMROGRAMAN,
Pemrograman Dasar
Fungsi DBMS?
Apa sih sebenarnya fungsi dari DBMS?
DBMS(Database Management System) adalah sebuah aplikasi yang dapat mengelola data dan sebagai interface untuk memberikan kemudahan bagi seseorang dalam melakukan manipulasi terhadap database. Namun banyak orang yang masih bingung antara database dengan DBMS sendiri, padahal keduanya berbeda, pada artikel ini kita akan membahas mengenai fungsi DBMS.
Ada setidaknya 10 fungsi DBMS dalam membantu menjaga dan memelihara integritas data dalam suatu sistem.
1. Menjaga Integritas Data
DBMS berfungsi untuk mengurangi dan menghilangkan redundansi data dan memaksimalkan konsistensi data agar setiap kali menampilkan data, sesuai dengan data aslinya.
2. Penyimpanan Data (Data Storage Management)
DBMS memiliki fungsi utama sebagai tempat penyimpanan data, kecanggihan DBMS saat ini dapat menyimpan data dalam berbagai jenis seperti video dan gambar. Pengguna tidak perlu mengetahui bagaimana data disimpan atau dimanipulasi. DBMS telah memiliki prosedur dalam proses ini dan memastikan data yang disimpan adalah sesuai dengan data yang dimasukkan.
3. Kamus Data
DBMS memiliki fungsi melakukan manajemen terhadap elemen pada database dan bagaimana mereka di hubungkan (relasi) dengan data lainnya. Ketika sistem membutuhkan data dalam suatu database maka DBMS akan memberikan kemudahan melalui SQL untuk mengakses dan mencari data tersebut. Sehingga pengguna dapat dengan mudah menangani hal tersebut.
4. Transformasi dan Penyajian Data
Peran DBMS sebagai transformasi dan penyajian data antara lain adalah mengkonversi setiap data yang dimasukkan pada struktur dan format yang telah ditentukan. Dengan demikian DBMS dapat membedakan format data logical dan bentuk physicalnya.
5. Keamanan Data
DBMS memiliki peran penting bagaimana tingkat keamanan dalam database tersebut. DBMS berperan bagaimana memberikan hak akses pada orang yang sesuai. Selain itu DBMS juga bertugas mengatur apa saja yang dapat dilakukan oleh user tersebut pada sebuah database.
6. Memungkinkan Akses Beberapa User
DBMS memungkinkan beberapa user melakukan interaksi pada sebuah database, hal ini akan lebih efisien dan dapat menempatkan user tertentu sesuai dengan role dan fungsinya.
7. Menyediakan Prosedur Backup dan Recovery
DBMS memungkinkan database yang ada untuk di backup dan di recovery sesuai dengan kebutuhan dengan memanfaatkan teknik dan wizard yang dimiliki masing masing DBMS. Hal ini akan memudahkan pihak yang berkepentingan ketika terjadi sesuatu pada databasenya seperti kerusakan dan bencana alam.
8. Menyediakan bahasa akses dan pemogramman
DBMS menyediakan SQL untuk melakukan manipulasi dan membuat skema pada database yang dikenal dengan DML dan DDL. Dengan bahasa ini seorang DBA dapat dengan mudah memasukkan, mengambil, menghapus, dan mengubah data yang ada di database dengan memanfaatkan interface yang disediakan.
9. Menyediakan interface untuk komunikasi
DBMS menyediakan interface untuk melakukan komunikasi antara database yang satu dengan yang lainnya. Selain itu juga dapat memudahkan komunikasi antara database dengan tool lainnya seperti browser.
10. Manajemen Transaksi
DBMS menyediakan mekanisme dalam mengatur transaksi dan perintah yang disampaikannya untuk memastikan konsistensi data. Sebagai contoh, ketika DBA a mengakses dan melakukan penghapusan Data, pada saat yang bersamaan maka jika ada user yang mengakses data tersebut maka akan di pending sampai data telah terhapus.
Fungsi DBMS Dalam Suatu Sistem
Fungsi DBMS dalam suatu sistem bisa dikatakan sangat vital, bagaimana seluruh sistem menggantungkan kinerjanya pada sebuah DBMS. Jika suatu sistem sedang down, sebenarnya yang menjadi masalah bukan hanya web server atau server aplikasi itu saja, kebanyakan yang bermasalah adalah DBMS itu sendiri. Seorang DBA merupakan orang yang bertugas mengatur dan menjaga database melalui DBMS yang ia kuasai, hal ini termasuk normalisasi database, performance, dan keamanan database.
source : blogging.co.id
DBMS
Diposting oleh
ahmad ubaidillah
di
11.27
Label:
Berbagai Informasi,
JAVA,
Materi Pemrograman,
PEMROGRAMAN,
tutorial php/web cs,
VB.NET
DBMS adalah?
SMDB adalah?
![]() |
| Database Management Sistem |
Apa itu DBMS/SMDB? DBMS(Database Management Sistem)/SMDB(Sistem Manajemen Basis Data) adalah suatu sistem atau perangkat lunakyang dirancang untuk mengelola suatu basis data dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta banyak pengguna. Contoh tipikal SMBD adalah akuntansi,sumber daya manusia, dan sistem pendukung pelanggan, SMBD telah berkembang menjadi bagian standar di bagian pendukung (back office) suatu perusahaan. Contoh SMBD adalah Oracle, SQL server 2000/2003, MS Access, MySQL dan sebagainya.
DBMS merupakan perangkat lunak yang dirancang untuk dapat melakukan utilisasi dan mengelola koleksi data dalam jumlah yang besar. DBMS juga dirancang untuk dapat melakukan manipulasi data secara lebih mudah. Sebelum adanya DBMS, data pada umumnya disimpan dalam bentuk flat file, yaitu file teks yang ada pada sistem operasi. Sampai sekarangpun masih ada aplikasi yang menimpan data dalam bentuk flat secara langsung. Menyimpan data dalam bentuk flat file mempunyai kelebihan dan kekurangan. Penyimpanan dalam bentuk ini akan mempunyai manfaat yang optimal jika ukuran filenya relatif kecil, seperti file passwd pada sistem operasi Unix dan Unix-like. File passwd pada umumnya hanya digunakan untuk menyimpan nama yang jumlahnya tidak lebih dari 1000 orang. Selain dalam bentuk flat file, penyimpanan data juga dapat dilakukan dengan menggunakan program bantu seperti spreadsheet. Penggunaan perangkat lunak ini memperbaiki beberapa kelemahan dari flat file, seperti bertambahnya kecepatan dalam pengolahan data. Namun demikian metode ini masih memiliki banyak kelemahan, diantaranya adalah masalah manajemen dan keamanan data yang masih kurang.
Penyimpanan data dalam bentuk DBMS mempunyai banyak manfaat dan kelebihan dibandingkan dengan penyimpanan dalam bentuk flat file atau spreadsheet, diantaranya :
1. Performa yang dapat dengan penyimpanan dalam bentuk DBMS cukup besar, sangat jauh berbeda dengan performance data yang disimpan dalam bentuk flat file. Disamping memiliki unjuk kerja yang lebih baik, juga akan didapatkan efisiensi penggunaan media penyimpanan dan memori
2. Integritas data lebih terjamin dengan penggunaan DBMS. Masalah redudansi sering terjadi dalam flat file. Redudansi adalah kejadian berulangnya data atau kumpulan data yang sama dalam sebuah database yang mengakibatkan pemborosan media penyimpanan.
3. Independensi. Perubahan struktur database dimungkinkan terjadi tanpa harus mengubah aplikasi yang mengaksesnya sehingga pembuatan antarmuka ke dalam data akan lebih mudah dengan penggunaan DBMS.
4. Sentralisasi. Data yang terpusat akan mempermudah pengelolaan database. kemudahan di dalam melakukan bagi pakai dengan DBMS dan juga kekonsistenan data yang diakses secara bersama-sama akan lebiih terjamin dari pada data disimpan dalam bentuk file atau worksheet yang tersebar.
5. Keamanan. DBMS memiliki sistem keamanan yang lebih fleksibel daripada pengamanan pada file sistem operasi. Keamanan dalam DBMS akan memberikan keluwesan dalam pemberian hak akses kepada pengguna.
Sumber : Wikipedia.com
Selasa, 01 April 2014
Java Swing (JFrame Login)
Salam Blogger,,,
kembali lagi mengudara di dunia maya... lagi asik-asiknya dengan pembahasan VB.NET,malah kebagian membahas bahasa pemrograman lain,,,! sekalian aja saya tulis di diari saya,,
kali ini saya akan membahas tentang program java. tapi saya ambil yang simpel saja dengan pemanfaatan tolls yang sekarang mempermudah dalam pembuatan program java. yaitu java netbeans.
Pembahasan kali ini berhubungan dengan Paket Java GUI, yaitu Java.Swing
Begini nih Teorinya tentang Java Swing :
Java Swing adalah librari java yang digunkan untuk
menciptakan Grafik User Interface (GUI). Dengan Java Swing kita dapat membuat
user interface yang cross platform atau OS independent. Artinya user interface
yang kita buat dapat dijalankan pada system operasi apa saja (OS yang suport
Java) dengan tampilan yang relative sama. Bahkan kita dapat membuat user
interface yang menyerupai Windows XP, Mac OS atau Linux tanpa tergantung dari
OS yang kita gunakan. SWING, adalah salah satu bagian dari Java Foundation
Classes (JFC). Pada JFC ini juga terdapat fasilitas untuk menambahkan Rich
Graphic Functionality.
Komponen
Swing
Package dari Swing menyediakan banyak kelas untuk
membuat aplikasi GUI. Package tersebut dapat ditemukan di javax.swing.
Komponen Swing ditulis menyeluruh menggunakan Java. Kesimpulannya, program GUI
ditulis menggunakan banyak kelas dari package Swing yang mempunyai tampilan look
and feel yang sama meski dijalankan pada beda paltform. Lebih dari itu,
Swing menyediakan komponen yang lebih menarik seperti color chooser dan option
pane.
Nama dari komponen GUI milik Swing hampir sama persis
dengan komponen GUI milik AWT. Perbedaan jelas terdapat pada penamaan komponen.
Pada dasarnya, nama komponen Swing sama dengan nama komponen AWT tetapi dengan
tambahan huruf J pada prefixnya. Sebagai contoh, satu komponen dalam AWT adalah
button class. Sedangkan pada Swing, nama komponen tersebut menjadi Jbutton
class.
Dalam ranah antarmuka
pengguna, komponen merupakan bagian fundamental
di Java. Pada prinsipnya, segala sesuatu
yang kita lihat di tampilan aplikasi Java adalah suatu
komponen—misalnya window, menu, dan button.
Di sisi lain, container
adalah jenis komponen yang “menampung” dan
mengelola komponen-komponen lainnya. Idealnya,
suatu komponen harus diletakkan di sebuah container agar ia dapat
digunakan.
Secara umum ada lima bagian dari Swing yang akan sering kita gunakan. Komponen
atau
bagian –
bagian itu adalah:
- Top-level Container, merupakan container dasar di
mana komponen lainnya diletakan. Contoh Top-level container ini adalah
Frame, Dialog dan Applet yang diimplementasi dalam class JFrame, Jdialog,
dan JApplet. - Intermediate Container, merupakan komponen
perantara di mana komponen lainnya akan diletakan. Salah satu contoh
container ini adalah class JPanel. - Atomic Component, merupakan komponen yang
memiliki fungsi spesifik dan biasanya user berinteraksi langsung dengan
komponen jenis ini. Contohnya adalah JButton, JLabel, JTextField, dan
JTextArea. - Layout Manager, berfungsi untuk mengatur
bagaimana posisi dari komponen – komponen yang diletakan pada container.
Secara default terdapat 5 macam layout yaitu berupa class BorderLayout,
BoxLayout, FlowLayout, GridBagLayout, dan GridLayout. - Event Handling, untuk menangani event yang
dilakukan oleh user misalnya menekan tombol, mengkilik mouse dan lain –
lain.
Dari penjelasan diatas, saya langsung ke tahap pembuatan java.swing dengan komponen JFramenya yaitu membuat FormLogin. kali ini saya jelasin via Video sebagai berikut:
Banyak komponen didalamnya seperti: JLabel, JTextField, JTextPassword, JButton.
sampai disini dulu penjelasan java swingnya,, lain kali saya sambung lagi..
semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)













